Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman
pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan
antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta
koin emas Croesus, dalam satu tubuh.
Berikut ini adalah wawancara
yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan
beberapa aspek menarik dari hidupnya : dan bisa memberikan nasehat
secara tak langsung kepada kita menuju kesuksesan
"Anjurkan anak anda untuk berinvestasi"
Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan sekarang ia menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.
"Dorong Anak Anda untuk mulai belajar
Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.
"Ia
masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat
kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu"
"Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda untuk berbuat yang sama"
Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.
"Jadilah apa adanya"
Ia
selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia
tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.
"Berhematlah"
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
"Ia
hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam
perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu"
"Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat"
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.
"Buat tujuan yang jelas dan yakinkan mereka untuk fokus ke tujuan"
Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya. Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham. Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya. Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham. Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
"Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan"
Ia
tidak banyak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.
Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil
makan pop corn. (bn/dari berbagai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar